Tangkapan layar acara Serah Terima Aplikasi e-Kohort KIA secara daring, 28 Januari 2021

Setelah selesai diujicobakan di 15 kabupaten/kota di Indonesia, pada hari Kamis, 28 Januari 2021 aplikasi e-Kohort KIA diserahterimakan dari PT Sijarimas Teknologi kepada Project USAID Jalin, selanjutnya dari Project USAID Jalin diserahkan kepada Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Acara seremonial serah terima dilakukan secara daring (online). Sedangkan penandatanganan dokumen berita acara serah terima akan dilakukan secara luring (offline) secara bergiliran, dimulai dari Pihak I (PT Sijarimas Teknologi Inovasi), lalu Pihak II (Projek Jalin), hingga Pihak III (Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan RI).

Pada acara serah terima tersebut, sambutan disampaikan oleh empat orang. Sambutan pertama oleh dr. Erna Mulati, M.Sc,CMFM, Direktur Kesehatan Keluarga Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, dilanjutkan sambutan kedua oleh Pamela Foster, Direktur Kesehatan USAID Indonesia. Sambutan ketiga oleh Ella Hoxha, Chief of Party Project USAID Jalin. Sedangkan sambutan terakhir oleh Bambang Wijayanto, Direktur Utama PT Sijarimas Teknologi Inovasi. Dari sambutan keempat perwakilan lembaga tersebut, secara umum masing-masing pihak berkomitmen untuk terus melanjutkan implementasi aplikasi e-Kohort KIA, guna mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Tampilan Awal Aplikasi e-Kohort KIA: Mobile (kiri), Web (kanan)

Aplikasi e-Kohort KIA adalah aplikasi berbasis web dan mobile yang memiliki fungsi untuk pencatatan pelayanan kesehatan ibu, bayi, dan balita yang menghasilkan kohort untuk keperluan pemantauan kesehatan ibu, bayi, dan balita tersebut. Aplikasi e-Kohort-KIA merupakan digitalisasi kohort pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA). Wujudnya adalah kohort KIA elektronik yang mencakup data pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, neonatus (bayi baru lahir), bayi, dan balita (anak bawah lima tahun). Kohort KIA merupakan basis data yang sangat penting karena berisi informasi lengkap terkait data dasar, catatan hasil pemeriksaan, dan pelayanan kesehatan yang diberikan dari fase kehamilan ibu sampai si anak mencapai usia lima tahun.

Aplikasi e-Kohort KIA dikembangkan oleh PT. Sijarimas Teknologi Inovasi untuk Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan dukungan pendanaan dari Project USAID Jalin. Selain sebagai pengembang aplikasi, PT Sijarimas Teknologi Inovasi juga terlibat dalam pelatihan dan pendampingan implementasi. Tim Fasilitator dari PT. Sijarimas Teknologi Inovasi bersama Tim Fasilitator Direktorat Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan memberikan pelatihan dan pendampingan kepada tim implementator di Dinas Kesehatan kabupaten/kota serta tenaga kesehatan pengguna aplikasi di wilayah kerja Puskemas. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan menggunakan metode gabungan antara kegiatan daring (online) dan kegiatan kunjungan langsung ke lokasi.

Aplikasi e-KohortKIA telah diujicobakan dengan baik di 15 kabupaten/kota di Indonesia selama 5 bulan, mulai bulan September 2019 sampai dengan bulan Januari 2021. Adapun ke-15 kabupaten/kota yang menjadi lokasi pilot implementasi aplikasi e-Kohort KIA yaitu Kabupaten Asahan, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Batam, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Serang, Kota Depok, Kabupaten Brebes, Kabupaten Malang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gowa, dan Kota Tidore Kepulauan. Berdasarkan hasil survei implementasi yang dilakukan pada akhir Desember 2020, aplikasi e-Kohort KIA dirasakan sangat membantu para tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak dalam memantau ibu, bayi, dan balita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *